My Poem

Wajah yang kuhindari itu

Mengapa selalu datang dengan berbagai cerita

dalam seribu satu mimpiku

 

Sejuta rindu itu

yang sudah kukubur dalam-dalam

Mengapa bangkit lagi dalam bawah sadarku

 

Rasa itu,

mungkin cinta, mungkin bukan

yang terkurung dalam jeruji angkuhku

Mengapa hidup tiba-tiba

bernafas bila malam tiba

 

Sepotong wajah,

seberkas rindu

dan senandung rasa itu

Tunjukkan warna hatiku sesungguhnya

Sisakan kenangan manis

saat kukembali dari episode mayaku

 

Dan saat mataku terbuka

Kejujuran itu berakhir sudah

Kuhindari,

kukubur,

kukurung,

semuanya

seperti semula, seperti seharusnya

 

Mungkin mimpi itu akan berulang lagi

dan lagi

Biar saja,

aku takkan terusik

 

Mira, Januari 09, Brastagi

My Poem

Lelah pikirku

melayang,

menganbang,

terbayang,

menerka,

menyangkal,

menghindar,

lalu menyesal.

 

Jiwaku lelah

sejak siluet bermata

secepat kilat tembus retinaku

racuni otakku

penuhi hatiku

aliri darahku

hantui mimpiku.

 

Kuterjang,

teriak,

menangis,

berlutut memohon pergi

percuma, percuma

 

Siluet itu melayang,

mengambang,

alunkan nama yang sama di telingaku,

menerbangkan jutaan senyum yang sama

lagi

lagi

dan lagi

buatku kembali menerka,

ciptakan harap setinggi langit,

selebar samudera,

sedalam perut bumi

 

Aku menjadi manusia idiot

karena cinta

 

Jangan,

jangan sepertiku

 

Mira, Desember 2008

Rakyat Menyambut Tarif Murah dengan Jangkauan Luas dan Jaringan Berkualitas

Rakyat Menyambut Tarif Murah dengan Jangkauan Luas dan Jaringan Berkualitas

0leh : Mira Al-Hafiizah Harahap

Lonjakan panggilan dan SMS saat Idul Fitri tahun ini mencapai puncak tertinggi dalam sejarah pelayanan telekomunikasi di Indonesia. PT Exelcomindo Pratama Tbk (XL) mencatat jumlah traffic voice yang melalui jaringannya saat Lebaran 2008, untuk jumlah panggilan, meningkat 149% dibandingkan lebaran tahun lalu. Turunnya tarif telekomunikasi menjadi alasan yang mendominasi. Meskipun tarif murah, berdasarkan pantauan Departemen Komunikasi dan Informatika, para industri seluler di Indonesia mampu memberikan kualitas cukup baik, sehingga seluruh panggilan (outgoing-outcoming), SMS dan penggunaan internet berjalan mulus.

Prestasi ini kembali berulang pada saat Natal hingga tanggal 26 Desember 2008 dan diharapkan para penyelenggara telekomunikasi mampu mempertahankan prestasi ini menjelang dan saat Tahun Baru dengan meminimalisasi kemungkinan buruknya kualitas layanan serta menghindari dropped call cukup lama yang dapat mengganggu kenikmatan para pengguna layanan telekomunikasi

Bukti kesuksesan akibat komitmen yang tinggi dari perusahaan selular ini mengaburkan isu dan kritik ‘Tarif Murah, Kualitas Parah’. Karena sesungguhnya, harga turun tidak membuat para operator menyerah untuk berinvestasi dan berhenti membangun jaringan. Hal ini sejalan dengan pengamatan Maitland dan Tapia (2005), industri selular sebagai industri yang vibrant, suatu turbulent sector yang terus mengalami pertumbuhan meskipun harus menghadapi perubahan-perubahan teknologi, kebijakan dan struktur pasar.

1 April 2008 mencatat hari bersejarah untuk tarif telekomunikasi di Indonesia dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi No. 9/PER/M. KOMINFO/4/2008 tentang Penetapan Tarif Jasa Telekomunikasi yang Disalurkan melalui Jaringan Bergerak Seluler, sebagai saksinya. Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informasi, menurunkan tarif layanan interkoneksi yang berdampak turunnya tarif komunikasi seluler, baik percakapan maupun layanan pesan singkat (SMS) sebesar 20-50%.

Dengan menurunkan tarif telekomunikasi yang terjangkau oleh masyarakat, Pemerintah tidak bermaksud merugikan operator telekomunikasi. Tarif telekomunikasi diturunkan setelah pihak Dirjen Postel melakukan kajian terhadap tarif telekomunikasi dan biaya interkoneksi berdasarkan demokrasi berbagai operator mengenai tawaran tarif interkoneksi serta perbandingan tarif telekomunikasi di negara-negara lain. Selain itu, struktur biaya telekomunikasi setiap tahun berubah sesuai dengan perkembangan teknologi dan tarif interkoneksi secara akumulatif akan turun, sehingga tarif telekomunikasi dapat diturunkan.

Memang tarif rendah akan mengikis pendapatan perusahaan telekomunikasi karena Average Revenue Per User (ARPU) pelanggan semakin menurun. Namun, banyak strategi yang bisa dilakukan operator telekomunikasi untuk menyiasati penurunan tarif, secara garis besar diantaranya, reengineering teknologi, re-balancing, re-configuration, dan re-design pola operasional.

Hal ini disebabkan komponen pendapatan dalam industri telekomunikasi tidak melulu dari aspek tarif, namun juga dari jumlah pelanggan, waktu pemakaian dan besarnya jangkauan layanan operator telekomunikasi. Produk, jangkauan, kapasitas, waktu pakai dan target pelanggan ditingkatkan, sehingga trafik pemakaian layanan selular dapat meningkat pula. Kebijakan pembuatan menara terpadu yang bisa digunakan beberapa operator seluler, juga dapat membantu pendapatan perusahaan telekomunikasi. Selain itu, value added services (VAS), seperti SMS WAP, SMS Premium, Content game, SMS Kuis, Nada Sambung Ringback Tone (RBT), mampu menolong total pendapatan. Bagi XL, VAS memberi andil dalam jumlah pendapatan akhir sebesar 5-10%.

Oase di padang pasir

Saat kebutuhan – kebutuhan pokok lain meningkat tajam, tarif telekomunikasi justru mengalami deflasi. Teknologi informasi yang terus berkembang seiring dengan hiruk pikuknya aktivitas masyarakat menjadikan telekomunikasi sebagai kebutuhan primer bagi kebudayaan masyarakat, baik modern maupun tradisional.

Turunnya tarif, tentu seperti oase di padang pasir karena biaya telekomunikasi yang harus dikeluarkan tidak sebanyak dulu. Maka tidak heran bila tarif telekomunikasi yang baru ini melipatgandakan jumlah konsumen. Tarif interkoneksi semakin murah menjadi magnet yang akan menarik pelanggan semakin banyak. Ini akan membuat pendapatan perusahaan telekomunikasi bisa meningkat lagi.

Melonjaknya jumlah konsumen memunculkan beragam situasi dan sikap yang berdampak dalam kehidupan sosial dan ekonomi rakyat Indonesia.

Sosialisasi, dihidupkan atau justru dibunuh ?

Menurut AM Townsend (2000), di negara-negara berkembang ponsel telah mengurangi kesenjangan berkomunikasi di masyarakat. Namun begitupun, bila biaya komunikasi terlampau tinggi, orang lebih memilih berkomunikasi untuk hal yang darurat saja. Dengan biaya yang rendah, jalinan komunikasi antar sesama individu direkatkan kembali. Masing-masing individu bisa saling menularkan semangat, bertukar pikiran dan perasaan, berbagi pengetahuan, informasi dan pengalaman. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan bangsa dapat ditingkatkan, karena hubungan antar masyarakat lebih dinamis.

Hans Geser (2003), menyatakan, paling tidak ada lima implikasi dari penggunaan ponsel. Pertama, terhadap setiap individu yang menggunakannya, kedua terhadap interaksi antar individu, ketiga terhadap pertemuan tatap muka, keempat terhadap kelompok dan organisasi, dan kelima terhadap sistem hubungan di organisasi dan kelembagaan di masyarakat

Bagi pembelajaran seorang anak, telepon seluler mengajarkannya untuk menilai sifat dan karakteristik lawan bicaranya meski tak pernah bertemu. Dia juga mampu untuk luwes dalam berperilaku dengan kelompok bicara yang baru dikenalnya.

Namun demikian, bukan tidak mungkin internet dan telepon seluler dapat mematikan sosialisasi dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini disebabkan, kemudahan yang diberi oleh internet dan teknologi seluler, menurunkan komunikasi tatap muka. Orang-orang merasa cukup dengan menelepon, SMS atau chatting tanpa merasa perlu untuk bertemu secara langsung.

Di lain pihak, menurunnya komunikasi tatap muka ternyata sangat bermanfaat bagi individu yang sulit tampil di depan umum. Dia bisa melakukan interaksi dan komunikasi di ruang publik meskipun secara fisik dia tidak berada di depan publik.

Teknologi telekomunikasi tidak bisa disalahkan untuk semua dampak negatif yang hadir. Aplikasi tiap individu terhadap teknologi berlandaskan akal, karakteristik diri, prinsip hidup dan norma-norma sosial yang dipegang teguh, menjadi nakhoda yang akan menenggelamkan atau membawa dengan selamat kapal teknologi tersebut .

Mencetak generasi cerdas

Berkaca pada usaha yang dilakukan pemerintah Pakistan, upaya mendekatkan kontribusi industri selular ke dunia pendidikan dapat dilakukan melalui tujuh hal (Haq, 2005). Ketujuh hal ini tercakup dalam suatu action plan yang berisi kewajiban bagi semua carriers untuk melakukan layanan secara universal, deregulasi telekomunikasi, pembuatan kebijakan industri selular, pengadopsian wireless local loop, pengembangan local content, akses tepat untuk perangkat lunak dan kemudahan akses publik terhadap informasi.

Menurut H.A.R Tilaar (1999), kemampuan informatif menghendaki kemampuan seseorang untuk menganalisa informasi yang diperoleh. Untuk mewujudkan pendidikan yang berorientasi kemampuan informatif ini,  industri seluler dapat menjadi katalisator dengan berbagai cara.

Pertama, membangun terminal kuliah jarak jauh dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai standar nasional pendidikan. Kedua, meluncurkan program internet khusus sekolah dengan harga murah tanpa mengurangi kualitas dengan sosialisasi situs-situs pendidikan dan pemberian filter terhadap situs-situs porno. Ketiga, menghadirkan layanan perpustakaan seluler yang mampu memberikan informasi seputar ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai pertanyaan masyarakat.  Untuk mewujudkan ide ini, operator seluler dapat bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI, PDII LIPI, Kementrian Riset dan Teknologi, dan Depdiknas sebagai content provider. Keempat, memberi bea siswa pendidikan.

Murahnya tarif telekomunikasi akan memberi banyak kesempatan pada pelajar untuk menikmati akses internet berupa e-book dan informasi pendidikan lainnya, layanan perpustakaan seluler, dan kuliah jarak jauh online.

Wajah-wajah kriminalitas bermunculan

Tarif murah membawa angin surga bagi manusia-manusia berbakat penjahat dan berpotensi kriminal. Mulai dari penipuan, perampasan sampai ancaman yang dimodifikasi dalam SMS atau panggilan. Juga pornografi yang berbuah pornoaksi, disebarluaskan dalam payung teknologi seluler dan internet.

Menyelamatkan daerah-daerah tertinggal

Kepedulian melayani hingga daerah terpencil dan memajukan perekonomian daerah merupakan salah satu cara untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari keterisolasian komunikasi dan informasi sekaligus memajukan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju.

Dalam membangun daerah tertinggal, operator berperan konstruktif sehingga bisnis yang sedang dihadapi mampu beradaptasi mengikuti irama dunia bisnis yang lebih luas dengan bersandar pada kompleksitas dan dinamika bisnis lokal, regional bahkan global. Dengan demikian, suatu daerah cepat terintegrasi dengan arus ekonomi dan bisnis yang lebih luas sehingga mampu mencapai target berupa taraf kemakmuran dan kesejahteraan.

Apabila filosofi “Turut Membangun Budaya Bisnis dan Ekonomi Bangsa Ke Arah Kemajuannya” telah disadari dan diadopsi, maka keterpisahan di antara aktivitas mencari laba dan aktivitas social akan memudar. Dengan filosofi tersebut, provider akan mengerti bahwa pencarian laba yang benar dengan cara ikut membangun kemajuan dan kekuatan bisnis dan ekonomi bangsa yang hebat. Selain itu, pembangunan sosial hanya akan bisa dicapai secara sejati lewat profesionalisme usaha dan kerja.

Membangun daerah tertinggal sesungguhnya bukan merupakan aktivitas kuratif, namun merupakan investasi, terutama jika pada akhirnya kehidupan bisnis dan ekonomi di daerah tertinggal tersebut berkembang, maka pelanggan pun bertambah.

Industri seluler dapat mempercepat pembangunan daerah tertinggal. Hal ini disebabkan, pembangunan infrastruktur teknologi seluler relatif lebih murah, cepat serta penetrasi sampai ke pelosok-pelosok daerah yang tertinggal. Perluasan pemakaian teknologi seluler juga akan memudahkan masyarakat mengakses sebanyak-banyaknya potensi dari daerah tertinggal bersangkutan. Selain itu, teknologi seluler mudah diperoleh dan digunakan serta tarif murah. Mudah dan murahnya berkomunikasi merupakan awal yang baik untuk keluar dari ketertinggalan.

Dengan memanfaatkan 80% dari total anggaran untuk investasi jaringan layanan, berupa peningkatan kapasitas transceiver receiver TRX untuk meningkatkan kapasitas layanan, dan perluasan cakupan jaringan dengan menambah 4000 menara pemancar Base Transceiver Station, XL mempunyai peluang besar untuk membuka keterisolasian dan menyatukan daerah-daerah tertinggal serta memeratakan pembangunan melalui layanan telekomunikasi selular.

Produktivitas ekonomi

Pada perusahaan-perusahaan yang sangat tergantung pada teknologi informasi dan telekomunikasi, murahnya tarif akan menurunkan pula biaya produksi dan operasional, sehingga harga jual produk dapat diturunkan juga.

Murahnya tarif juga akan meningkatkan daya beli masyarakat yang berujung pada peningkatan perekonomian nasional.

Namun, bagi perusahaan baru di sektor industri seluler, penurunan tarif menjadi malapetaka besar. Di tengah-tengah provider-provider raksasa, perusahaan baru itu akan merugi karena tidak mampu mengimbangi penurunan tarif sehingga mengalami pertumbuhan yang kerdil. Hal ini disebabkan terjadinya duopoli di sektor industri telekomunikasi.

Perang tarif, masyarakat makin semangat !

Henry Clay (1832) menyatakan “…of all human powers operating on the affairs of mankind, none is greater than that of competition,” untuk menggambarkan pentingnya persaingan bagi manusia. Persaingan turut membuat teknologi telekomunikasi semakin maju dan semakin murah biayanya. Persaingan  pasti akan meningkatkan kualitas kehidupan manusia.

UU Nomor 36 Tahun 1999 jelas mengajak persaingan (kompetisi) dalam bisnis telekomunikasi karena diyakini akan merangsang investasi.

Kompetisi antar operator dengan aksi banting harga yang diwujudkan dalam perang tarif, sangat menguntungkan konsumen. Peluru berupa iklan outdor dan visual, ditembakkan pada pelanggan eksisting, calon pelanggan dan pelanggan kompetitor. Gairah perang tarif  dalam sekejap dapat menular pada konsumen hingga membuahkan daya beli tinggi. Konsumen yang terjaring pun berlipat-lipat. Hal ini seirama dengan pernyataan Heru Sutadi (2005) bahwa sedikitnya ada tiga alasan meningkatnya pengguna telepon seluler, yaitu lifestyle serba going mobile, daya beli yang meningkat, dan iklim kompetisi antar operator.

Perang tarif akan mempertahankan eksistensi operator selular dan memperluas penetrasi pasar sehingga mampu menggenjot performa perusahaan dengan meningkatkan market share.

Namun, mempertahankan pelanggan tidak cukup hanya dengan promosi dan perang tarif. Operator diharapkan mampu menancapkan kepercayaan pada konsumen dengan meningkatkan kualitas jaringan. Seperti yang dikemukakan Joedi Wisoeda, Vice President Xl Central Region, persaingan operator seluler Indonesia saat ini berada di antara stage perang tarif dan perang kualitas. XL bersaing pada level ini, memberi tarif murah, dan menyeimbangkannya dengan kualitas jaringan.

Naskah ini sedang diikutkan dalam XL Award Writing Competition

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

REFERENSI

Haq, Tanveer ul. 2005. “Pakistan Digital Divide Update: Pakistan Education and Research Network”. Higher Education Pakistan. Daegu, Korea. 24 May 2005.

Maitland, Carleen dan Andrea Hoplight Tapia. 2005. “Competition in the US Cellular Industry: The Role and Prospect for Small Carriers”. Paper at 33rd Annual Telecommunication Policy Research Conference. Arlington, VA. 23-25 September, 2005.

Fritz E Simandjuntak. 2005. “Aspek Sosial Telepon Seluler”. Available at http://sports.groups.yahoo.com/group/ Komunitas-Baseball-Softball-Indonesia

Romi Febriyanto Saputro. 2006. Memotret Industri Seluler Dari Jendela Pendidikan. Available at http://www.wedangjae.com

Lilik Agung. 2007. Kontribusi Operator Seluler dalam Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Available at http://www.blogger.com

Hasil Survei IDM Mengenai Dampak Penurunan Tarif Seluler. 2008. Available at http://www.antara.co.id

Siaran Pers No. 35/PIH/KOMINFO/12/2008: Monitoring Kualitas Layanan Telekomunikasi Dalam Suasana Natal 2008 dan Menjelang Tahun Baru 2009. 2008. Available at http://www.postel.go.id

A. Mohamad B. S. 2008. Tren Tarif Telekomunikasi Akan Terus Turun. Available at http://www.swa.co.id

Husendro. 2007. Perang Tarif Antar Operator Seluler GSM-CDMA: Menguntungkan atau Merugikan Konsumen? Available at http://www.legalitas.org

Eko Prasetyo Dharmawan. 2007. Operator Seluler dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Available at http://kedaisinau.multiply.com

ST 12_Saat-saat Terakhir

Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikitpun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan kusendiri

Begitu sulit kubayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri

Dibawah batu nisan kini
Kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup
Ini terjadi karna ku sangat cinta

Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan kasih

Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu, kamu, kamu di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja kutelah bisa sayangi kamu… di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
di nanti ku……

Irresistible_The Corrs

You’re irrisistible
You’re mi-ine

Don’t want you for the weekend
Don’t want you for a date
Don’t need a love divided
Don’t want to feel this way

Seeing that you need me
(The way I need you)
Just like I need you
(The way I see you)
And I want you to see me
Like noone before

You’re irresistible
Natural, physical
It’s indefinable
Magical, illogical
So make-you-mine-able

So cant you see I’m tortured
Oh, can’t you hear my pain
If you just let me show you
I’ll be your summer rain

Then you’ll feel that you want me
(The way I feel it)
Just like I want you
(The way I want you)
And you’ll know nothing’s better
It’s like nothing before

You’re irresistible
Natural, physical
It’s indefinable
Magical, illogical
So make-you-mine-able

Now you feel what I’m feeling
(Don’t you feel what I’m feeling)
Don’t you know that it’s more)
(It can take you places)
It can take you places
Like never before

You’re irresistible
Natural, physical
It’s indefinable
Magical, illogical
So make-you-mine-able

Have You Ever_Westlife

Have you ever loved somebody so much
It makes you cry?
Have you ever needed something so bad
You can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words
But they don’t come out right?
Have you ever?
Have you ever?

Have you ever been in love
Been in love so bad
You’d do anything
To make them understand?
Have you ever had someone
Steal your heart away?
You’d give anything
To make them feel the same?
Have you ever searched for words
To get you in their heart
But you don’t know what to say
And you don’t know where to start?

Have you ever loved somebody so much
It makes you cry?
Have you ever needed something so bad
You can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words
But they don’t come out right?
Have you ever?

Have you ever found the one
You’ve dreamed of all your life?
Do just about anything
To look into their eyes?
Have you finally found the one

You’ve given your heart to
Only to find that one
Won’t give their heart to you?
Have you ever closed your eyes and
Dreamed that they were there
And all you can do is wait
For that day when they will care?

Have you ever loved somebody so much
It makes you cry?
Have you ever needed something so bad
You can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words
But they don’t come out right?
Have you ever?

What do I gotta do to get
you in my arms, baby?
What do I gotta say to
get to your heart
To make you understand
How I need you next to me?
Gotta get you in my world
‘Cause, baby, I can’t sleep

Have you ever loved somebody so much
It makes you cry?
Have you ever needed something so bad
You can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words
But they don’t come out right?
Have you ever?

Have you ever
Have you ever loved somebody so much
It makes you cry?
Have you ever needed something so bad
You can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words
But they don’t come out right?
Have you ever?
Have you ever?

Have you ever?

When You Love Someone_Bryan Adams

When you love someone – you’ll do anything
You’ll do all the crazy things that you cant explain
You’ll shoot the moon – put out the sun
When you love someone

You’ll deny the truth – believe a lie
There’ll be times that youll believe you can really fly
But your lonely nights – have just begun
When you love someone

When you love someone – you’ll feel it deep inside
And nothin else can ever change your mind
When you want someone – when you need someone
When you love someone…

When you love someone – youll sacrifice
You’d give it everything you got and you won’t think twice
You’d risk it all – no matter what may come
When you love someone
You’ll shoot the moon – put out the sun
When you love someone

From This Moment_Shania Twain

(I do swear that I’ll always be there. I’d give anything
and everything and I will always care. Through weakness
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,
I will love you with every beat of my heart.)

From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on

From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I’d give my last breath
From this moment on

I give my hand to you with all my heart
Can’t wait to live my life with you, can’t wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment on

You’re the reason I believe in love
And you’re the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment
I will love you as long as I live
From this moment on

Air Supply_Goodbye

I can see the pain living in your eyes
And I know how hard you try
You deserve to have much more
I can feel your heart and I simpathize
And I’ll never criticize
All you’ve ever meant to my life

I don’t want to let you down
I don’t want to lead you on
i don’t want to hold you back
From where you might belong

You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can’t live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There’s nothing left to say but goodbye

You deserve the chance at the kind of love
I’m not sure i’m worthy of
Losing you is painful to me

I don’t want to let you down
I don’t want to lead you on
i don’t want to hold you back
From where you might belong

You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can’t live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There’s nothing left to say but goodbye

You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can’t live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There’s nothing left to try
Though it’s gonna hurt us both
There’s no other way than to say goodbye

Mata Hati Telinga_Maliq & D Essentials

Satu cerita tentang manusia
Coba ‘tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta diatas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya

Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia

Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga

Adakah kau rasakan kadang hati dan fikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang ‘kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak terpecahkan

Buka mata hati telinga
Buka mata hati telinga
Coba kau buka mata hati telinga
Mata hati telinga

« Older entries